Part 1: Ideasi & Problem Solving

Menyusun Skripsi Informatika dari Nol dengan AI

Gunakan AI sebagai Co-Pilot, bukan pengganti logika.

Halo, pejuang skripsi! Sebagai mahasiswa Informatika, kita tahu kalau fase tersulit bukan cuma debugging kode, tapi menentukan "Apa yang mau dibuat?". Artikel ini adalah bagian pertama dari seri panduan menyusun skripsi menggunakan bantuan AI secara etis dan mendalam.


AI Research Illustration

Ilustrasi penggunaan AI untuk membantu riset dan ideasi skripsi Informatika.

1. Tahap Brainstorming: Menemukan "The Winning Idea"

Jangan asal pilih judul yang mainstream seperti "Sistem Informasi Penjualan". Dosen akan dengan mudah menolaknya karena kurangnya Novelty (Kebaruan). Gunakan AI untuk memetakan tren teknologi terbaru.

Tips: Gunakan AI untuk mencari irisan antara minat kamu (misal: Mobile App) dengan teknologi yang sedang naik daun (misal: Flutter + TensorFlow Lite).
"Saya mahasiswa Informatika yang tertarik pada Machine Learning. Bisakah kamu berikan 5 masalah nyata di industri pertanian yang bisa diselesaikan dengan Image Processing menggunakan algoritma CNN, namun cukup ringan untuk dijalankan di perangkat mobile (Edge AI)?"

2. Merumuskan Judul yang Akademis

AI sangat mahir mengubah ide kasar menjadi judul penelitian yang formal. Judul Informatika yang baik biasanya mengandung: Metode + Objek + Tujuan.

Contoh transformasi judul oleh AI:

  • Ide Kasar: Deteksi hama sawi pakai AI.
  • Output AI: "Implementasi Arsitektur MobileNetV2 untuk Klasifikasi Hama pada Tanaman Sawi (Brassica rapa L) Berbasis Android."

3. Membangun Latar Belakang (The "Why")

Bab 1 adalah tempat kamu "menjual" ide. Kamu butuh data. AI bisa membantu merangkum argumen mengapa judulmu penting untuk diteliti.

Komponen Bab 1 Cara AI Membantu
Kesenjangan (Gap) Menjelaskan kekurangan metode terdahulu.
Urgensi Memberikan poin-poin kerugian jika masalah tidak diatasi.
Tujuan Merumuskan poin-poin penelitian secara sistematis.
Peringatan Keras: Selalu periksa "Halusinasi" AI. Jika AI memberikan statistik atau kutipan jurnal, pastikan kamu mengecek kebenarannya di Google Scholar atau Portal Garuda.

🚀 Apa Selanjutnya?

Di artikel berikutnya, kita akan membahas "Part 2: Deep Dive Studi Literatur & Perancangan Sistem". Kita akan belajar cara cepat merangkum 20 jurnal internasional dalam hitungan menit menggunakan AI.

Apakah kamu ingin saya lanjut membuatkan kode HTML untuk Part 2?