Metode penelitian skripsi informatika adalah salah satu bagian paling krusial yang menentukan apakah skripsi kamu akan lancar disetujui dosen atau justru penuh revisi. Banyak mahasiswa informatika gagal bukan karena programnya jelek, tetapi karena salah memilih metode penelitian.
Artikel ini akan membahas secara lengkap metode penelitian skripsi informatika yang paling sering dipakai dosen, lengkap dengan contoh, kelebihan, kekurangan, dan tips memilih metode yang tepat agar cepat ACC.
Jika kamu masih di tahap awal, sebaiknya baca dulu panduan lengkap skripsi informatika dari nol sampai sidang .
Apa Itu Metode Penelitian dalam Skripsi Informatika?
Metode penelitian adalah cara ilmiah yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan penelitian secara sistematis, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam skripsi informatika, metode penelitian biasanya berkaitan dengan:
- Pengembangan sistem atau aplikasi
- Pengolahan dan analisis data
- Eksperimen algoritma
- Analisis kebutuhan pengguna
Dosen sangat memperhatikan kesesuaian antara: judul – rumusan masalah – metode penelitian. Jika tidak sinkron, revisi hampir pasti terjadi.
---1. Metode Waterfall (Paling Aman & Paling Disukai Dosen)
Metode Waterfall adalah metode pengembangan sistem yang paling sering dipakai mahasiswa informatika, terutama jurusan:
- Sistem Informasi
- Teknik Informatika
- Rekayasa Perangkat Lunak
Tahapan Metode Waterfall
- Analisis kebutuhan
- Perancangan sistem
- Implementasi
- Pengujian
- Pemeliharaan
Kelebihan:
- Mudah dipahami dosen
- Struktur Bab 3 jelas
- Cocok untuk skripsi pemula
Kekurangan:
- Kurang fleksibel jika ada perubahan
📌 Tips: Jika dosen pembimbing kamu konservatif, Waterfall adalah pilihan paling aman.
---2. Metode Prototype (Cocok untuk Sistem Berbasis User)
Metode Prototype digunakan ketika sistem yang dibangun memerlukan banyak masukan dari pengguna.
Biasanya dipakai pada skripsi:
- Sistem informasi berbasis web
- Aplikasi layanan publik
- Aplikasi UMKM
Alur Metode Prototype
- Pengumpulan kebutuhan awal
- Pembuatan prototype
- Evaluasi pengguna
- Penyempurnaan sistem
Kelebihan:
- User puas
- Revisi lebih terkontrol
Kekurangan:
- Butuh komunikasi aktif dengan user
3. Metode Research and Development (R&D)
Metode R&D sering dipakai untuk skripsi yang menghasilkan produk baru, seperti aplikasi, media pembelajaran, atau sistem inovatif.
Metode ini biasanya mencakup:
- Analisis kebutuhan
- Pengembangan produk
- Uji coba produk
- Evaluasi
Kelebihan:
- Nilai inovasi tinggi
- Cocok untuk topik AI & edukasi
Kekurangan:
- Dokumentasi cukup panjang
4. Metode Kuantitatif (Data & Statistik)
Metode kuantitatif digunakan ketika penelitian melibatkan:
- Data numerik
- Pengujian hipotesis
- Analisis statistik
Contoh judul:
Pengaruh Penggunaan Aplikasi E-Learning terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa
Metode ini sering dikombinasikan dengan:
- SPSS
- Python
- Excel
5. Metode Eksperimen (Algoritma & AI)
Metode eksperimen digunakan untuk:
- Perbandingan algoritma
- Machine learning
- Data mining
Biasanya membandingkan:
- Akurasi
- Precision
- Recall
Jika kamu ingin menggabungkan AI, baca juga: skripsi informatika dari nol dengan bantuan AI .
---Kesalahan Umum Mahasiswa Saat Memilih Metode
- Ikut-ikutan teman
- Tidak sesuai judul
- Tidak paham alur metode
- Asal ambil metode populer
⚠️ Ingat: metode populer ≠ metode cocok.
---Kesimpulan
Metode penelitian skripsi informatika yang paling sering dipakai dosen adalah: Waterfall, Prototype, R&D, Kuantitatif, dan Eksperimen.
Pilih metode yang:
- Sesuai judul
- Sesuai kemampuan kamu
- Disukai dosen pembimbing
Dengan metode yang tepat, skripsi kamu bukan hanya cepat ACC, tetapi juga lebih mudah diselesaikan hingga sidang 🎓