Selama ini kita mungkin hanya mengenal ChatGPT sebagai satu-satunya asisten bimbingan. Padahal, untuk kebutuhan akademik yang lebih spesifik seperti mencari jurnal atau merangkum literatur, ada tool AI lain yang jauh lebih akurat.
1. Perplexity AI: Mesin Pencari dengan Sumber Akurat
Berbeda dengan ChatGPT yang terkadang memberikan informasi "halusinasi", Perplexity AI bekerja seperti Google yang bisa diajak bicara. Setiap jawaban yang diberikan selalu disertai dengan sumber link jurnal atau website asli.
2. Humata AI: Cara Cepat Baca Jurnal Tebal
Punya PDF jurnal 50 halaman tapi malas membacanya? Cukup upload ke Humata AI. Anda bisa bertanya langsung seperti, "Apa kesimpulan dari metode penelitian di file ini?" dan ia akan menjawabnya dalam hitungan detik.
3. Consensus: AI Khusus Bukti Ilmiah
Consensus adalah mesin pencari yang hanya mengambil data dari penelitian ilmiah. Jika Anda bertanya "Apakah kopi baik untuk kesehatan?", AI ini akan merangkum jawaban dari ratusan paper medis untuk Anda.
4. Quillbot: Sahabat Para Pejuang Plagiasi
Jika kalimat Anda terdeteksi plagiasi tinggi, Quillbot adalah solusinya. Tool ini membantu parafrase kalimat agar lebih unik namun tetap mempertahankan makna aslinya.
Kesimpulan
Teknologi AI bukan untuk menyontek, melainkan untuk mempercepat proses riset. Dengan menggunakan tool yang tepat, Anda bisa menghemat waktu berjam-jam dalam menyusun tinjauan pustaka skripsi Anda.